BATIK JEPARA
Seni
batik di Jepara di buat oleh komunitas peduli Batik Jepara, maka mereka membuat
batik dengan ciri khas Jepara.Menurut perkembanganya Seni Batik Jepara digabung
dengan Tenun Ikat Troso, dengan cara menenun benang hingga jadi kain troso lalu
membatik kain tenun tersebut dengan motif-motif Ukiran khas Jepara.
Batik Jepara mengunakan motif batik
Jepara dengan ukiran kayu Jepara. Sebagian motif yang dipamerkan ternyata
terinspirasi dari corak ukir Jepara. Misalnya:
·
Motif Parang
Poro
Parang Poro (singkatan dari "Parang Jeporo", yang
artinya "Parang Jepara")
Parang Motif Batik Penting Tapi Ternyata Tak Sekedar Motif Jeporo yang disusun
miring dan berupa stilisasi ranting dan dedaunan yang saling berkaitan ternyata
digali dari corak ukir Jepara. Makna motif ini adalah hidup saling membutuhkan.
·
Motif
Lung-Lungan
Begitu juga motif lung-lungan, terinspirasi dari motif
relief ukir Jepara yang ada di Desa Senenan.
·
Motif
Kembang Setaman
Motif Kembang Setaman berupa motif ulir yang dihiasi
bunga aneka warna dan kupu-kupu, yang menggambarkan harmoni keindahan taman
bunga.
·
Motif Elung
Bimo Kurdo
Motif Elung Bimo Kurdo berupa bentuk
lung yang besar-besar, yang diilhami motif batik penting tetapi ternyata tak
sekadar motif dari tokoh pewayangan Bima, serta menunjukkan
karakter agung, kokoh dan wibawa.
·
Motif Sido
Arum
Motif Sido Arum merupakan motif yang diilhami dari
motif-motif klasik yang sudah ada seperti Sido Mukti, Sido Pangkat, dan
semacamnya. Motif ini mengandung pesan agar derajat pangkat bermanfaat bagi
kehidupan.
·
Motif Sekar
Jagat Bumi Kartini
Motif ini terinspirasi dari motif Sekar Jagat yang
sudah ada namun terdapat nuansa yang berbeda pada garis pembatasnya yang berupa
stilisasi bunga melati. Harapan simboliknya, batik yang ada di Jepara ini
aromanya akan menyebar ke seluruh penjuru negeri.


0 comments: